Lewati ke konten utama
Data dan Statistik / Ekonomi Provinsi

Potensi Ekonomi Provinsi

Peta potensi ekonomi menurut karakter wilayah, disusun sebagai panduan awal bagi kepengurusan daerah dalam memilih sektor usaha bersama yang akan dikembangkan.

Disusun berdasarkan struktur ekonomi wilayah 2025
56%

Pangsa PDRB Pulau Jawa

Pusat industri pengolahan dan jasa

6,23%

Pertumbuhan Sulawesi

Didorong hilirisasi mineral

65,5juta

Basis pelaku UMKM nasional

Tersebar di seluruh provinsi

5,11%

Acuan pertumbuhan nasional

Pembanding kinerja tiap wilayah

Pertumbuhan wilayah sebagai dasar pemilihan sektor

Wilayah dengan pertumbuhan berbeda menuntut prioritas program yang berbeda.

  • Sulawesi6,23%
  • Jawa5,30%
  • Nasional5,11%
  • Bali dan Nusa Tenggara4,87%
  • Sumatera4,81%
  • Kalimantan4,79%
  • Maluku dan Papua1,44%

Nasional

Basis pelaku usaha yang menjadi sasaran program

Sebaran UMKM menjadi dasar penetapan jenjang kepengurusan hingga tingkat desa.

  • Pangsa UMKM terhadap unit usaha99%

    65,5 juta pelaku usaha

  • Serapan tenaga kerja UMKM97%

    Sekitar 117 juta pekerja

  • Kontribusi UMKM terhadap PDB61%

    Setara Rp9.580 triliun

Karakter dan potensi ekonomi menurut wilayah

WilayahSektor penopangPotensi usaha bersama
SumateraPerkebunan, pertambangan, industri pengolahanAgregasi hasil kebun, pengolahan turunan sawit dan karet, logistik antarpulau
JawaIndustri pengolahan, perdagangan, jasa keuanganRantai pasok manufaktur, distribusi ritel, jasa pendukung industri
Bali dan Nusa TenggaraPariwisata, pertanian, perikananKuliner dan kriya, akomodasi skala kecil, produk pertanian bernilai tambah
KalimantanPertambangan, perkebunan, kehutananJasa penunjang tambang, pangan untuk kawasan kerja, pengolahan kayu legal
SulawesiHilirisasi mineral, pertanian, perikananJasa kawasan industri, pengolahan hasil laut, pemasok kebutuhan pekerja
Maluku dan PapuaPerikanan, pertambangan, pertanian lokalRantai dingin perikanan, distribusi kebutuhan pokok, perdagangan antarpulau

Kriteria penetapan sektor prioritas daerah

KriteriaPertanyaan kunciPenanggung jawab
Ketersediaan bahan bakuApakah bahan baku tersedia sepanjang tahun di wilayah ini?DPD bersama KORCAM
Kesiapan anggotaBerapa anggota yang sudah bergerak di sektor tersebut?KORLAP dan KORCAM
Akses pasarSiapa pembeli akhirnya dan seberapa jauh jaraknya?DPD bersama DPW
Kebutuhan modalBerapa modal minimum agar usaha layak dijalankan bersama?DPW bersama DPP
Kepatuhan regulasiPerizinan apa yang wajib dipenuhi sebelum usaha berjalan?DPW bersama DPP

Catatan

  • Tabel potensi ini bersifat indikatif dan disusun dari struktur ekonomi wilayah. Penetapan sektor prioritas tetap melalui musyawarah berjenjang dan pengesahan Dewan Pengurus Pusat.
  • Seluruh usulan program dari forum kecamatan hingga musyawarah wilayah disampaikan berjenjang untuk mendapat persetujuan DPP sebelum dilaksanakan.