Menghimpun pengusaha rakyat
Menyatukan pengusaha rakyat Indonesia dalam satu wadah perkumpulan yang solid dan memiliki daya tawar tinggi di hadapan pemangku kebijakan maupun mitra usaha.
Maksud, tujuan, dan fungsi organisasi sebagaimana dirumuskan dalam Anggaran Dasar PRINS.
Menjadi wadah pengusaha rakyat Indonesia yang solid dan berdaya tawar tinggi, yang mewujudkan kesejahteraan anggota melalui pengelolaan modal, usaha, dan keuntungan secara kolektif serta berkeadilan.
Diturunkan dari maksud dan tujuan perkumpulan pada Anggaran Dasar PRINS.
Menyatukan pengusaha rakyat Indonesia dalam satu wadah perkumpulan yang solid dan memiliki daya tawar tinggi di hadapan pemangku kebijakan maupun mitra usaha.
Mengelola modal, usaha, dan keuntungan secara kolektif serta berkeadilan, sehingga manfaatnya kembali kepada seluruh anggota yang berkontribusi.
Memperkuat kapasitas, daya saing, dan akses permodalan usaha anggota melalui pendampingan, pelatihan, dan kemitraan pembiayaan.
Membangun kemitraan strategis dengan pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan dalam pengembangan ekonomi kerakyatan.
Ketiga prinsip ini menjadi landasan operasional seluruh kegiatan usaha perkumpulan.
Penghimpunan modal secara kolektif dari kontribusi anggota. Setiap kontribusi dicatat secara tertib dan diterbitkan bukti kepesertaan modal atas nama anggota yang bersangkutan.
Pengelolaan kegiatan usaha secara kolektif atas dasar musyawarah dan keputusan organ organisasi yang berwenang, dijalankan melalui unit-unit usaha yang dibentuk dan disahkan secara resmi.
Pembagian hasil usaha secara proporsional, adil, dan transparan dengan mempertimbangkan besaran kontribusi modal serta kontribusi kerja setiap anggota, dan wajib dilaporkan terbuka kepada anggota yang berkontribusi.
Menjadi wadah komunikasi dan konsolidasi pengusaha rakyat di seluruh jenjang wilayah.
Menghimpun dan mengelola modal bersama anggota secara tertib dan tercatat.
Mengembangkan dan mengelola usaha bersama antaranggota di berbagai sektor ekonomi.
Mengadvokasi kepentingan anggota di hadapan pemangku kebijakan dan mitra usaha.