
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan pada Juli 2026 di tengah inflasi yang naik menjadi 3,34 persen. Dua angka ini menentukan biaya modal dan daya beli sekaligus.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21 dan 22 Juli 2026 memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen. Suku bunga Deposit Facility tetap 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen.
Keputusan menahan diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global, sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen.
Inflasi bergerak naik
Inflasi Juni 2026 tercatat 3,34 persen secara tahunan, naik dari 3,08 persen pada Mei 2026. Angka ini masih berada dalam rentang sasaran, tetapi arahnya menanjak dan mendekati batas atas.
Bagi pelaku usaha, inflasi yang naik berarti dua hal sekaligus. Biaya bahan baku dan operasional ikut naik, sementara daya beli pembeli tergerus. Keduanya menekan margin dari dua arah yang berlawanan.
Suku bunga yang ditahan berarti biaya modal belum turun
Suku bunga acuan yang bertahan membuat bunga pinjaman komersial cenderung tidak bergerak turun dalam waktu dekat. Pelaku usaha yang menunggu bunga kredit melunak sebelum ekspansi sebaiknya tidak menggantungkan rencana pada asumsi itu.
Pengecualiannya ada pada skema kredit program yang bunganya ditetapkan pemerintah, bukan mengikuti pasar. Selisih antara keduanya justru melebar ketika suku bunga acuan bertahan tinggi.
Menyesuaikan harga tanpa kehilangan pembeli
Ketika biaya naik sementara daya beli tertekan, menaikkan harga secara mendadak berisiko menghilangkan pelanggan. Beberapa penyesuaian biasanya lebih aman ditempuh lebih dulu.
Menyesuaikan ukuran atau kemasan agar harga satuan tetap terjangkau. Meninjau ulang pemasok dan jumlah pembelian agar mendapat harga lebih baik. Memangkas jenis produk yang perputarannya lambat agar modal tidak tertahan di persediaan.
Yang paling menentukan tetap ketersediaan catatan. Tanpa data biaya per produk, penyesuaian harga hanya akan menjadi tebakan, dan usaha berisiko menjual di bawah biaya tanpa menyadarinya.

